Archive for the ‘Karya Tulis Dosen’ Category

Posted by Administrator On August - 15 - 2017 0 Comment

Oleh – Dani Muhtada, Dosen Universitas Muhammadiyah Magelang. KEMERDEKAAN memiliki beragam makna. Proklamasi 17 Agustus 1945 yang dibacakan Soekarno tidak secara eksplisit menerangkan apa makna kemerdekaan bagi bangsa Indonesia. Ketika Soekarno menyatakan kemerdekaan bangsa Indonesia, tentu yang dimaksudnya adalah kemerdekaan dari penjajahan Jepang. Tetapi apa makna kemerdekaan itu bagi rakyat Indonesia merupakan tugas para generasi setelahnya untuk menjawabnya. Karena itu, dalam Pembukaan UUD 1945 ditegaskan bahwa kemerdekaan adalah pintu gerbang menuju cita-cita kebangsaan dan keindonesiaan yang  [ Read More ]

Posted by Administrator On September - 13 - 2013 Comments Off on Berguru Pada Pohon

Oleh : Ade Gumilar Iskandar “Pohon yang tumbuh subur menjulang tinggi  tidak pernah sombong dengan ketinggiaannya. Pohon selalu mengingat batang dan akarnya yang ada dibawah.  Daunnya yang berada di puncak ranting tertinggi, yang setiap hari menikmati kesejukan udara langit, merelakan dirinya berguguran memberikan kesempatan kepada batang dan ranting untuk tumbuh berkembang”. Keberadaan seseorang akan diuji dari seberapa besar mampu memberikan kemanfaatnya bagi sesama dan lingkungannya. Islam melarang kita menjadi orang yang Wujuduhu ka ‘adamihi (keberadaannya  [ Read More ]

Posted by admincbi On December - 30 - 2012 0 Comment

Oleh : Rafdi. Sampai saat ini sudah ada lima jurus yang diperagakanoleh yang punya berkepentingan untuk bakal calon Walikota Sukabumi. Pertama, bakal calon non partai yang rajin menghadiri undangan ataupun  pertemuan-pertemuan, baik melalui bendera asosiasi/organisasi ataupun situsional. Ada keyakinan bahwa bakal ada partai politik yang akan mencalonkannya sehingga tidak perlu kasak-kusuk dulu melobi partai politik. Strategi ini di dominasi oleh bakal calon yang berasal dari birokrasi, dan yang bersangkutan sudah dikenal masyarakat. Kedua, bakal calon  [ Read More ]

Posted by admincbi On December - 30 - 2012 0 Comment

Oleh : Rafdi *) Ilmu pada prinsinya sangat kaya dibanding miskinnya masalah manusia. Manusia merasa banyak masalah karena miskin ilmu. Demikian sebaliknya, orang miskin masalah disebabkan dia kaya ilmu. Jadi pertanyaan mendasar, bukan ada tidaknnya masalah, tetapi sudah cukupkah penguasan ilmu untuk mengatasi masalah? Perspektif keilmuan di indonesia sudah sangat lama dimasuki hawa feodal. Terfokus pada strata dan gelar. Sebenarnya fakta ini bukan barang baru, tetapi mengapa sesuatu yang sudah lama kok semakin merajarela. Gelar  [ Read More ]

Posted by admincbi On December - 9 - 2012 0 Comment

Oleh : Ade Gumilar Iskandar Otonomi daerah yang di implementasikan sejak tahun 2001 memberi banyak peluang terjadinya perubahan, dibanding sistem yang sentralistik. Namun di sisi lain, otonomi daerah juga memberikan sejumlah ancaman yang serius, termasuk di dalamnya bidang pendidikan. Banyak pihak berharap pelaksanaan otonomi daerah akan berdampak positif bagi perkembangan pendidikan nasional. Namun, yang terjadi kemudian justru menimbulkan kecemasan di masyarakat. Awal kecemasan itu dapat dirasakan disaat semakin berkembangnya permasalahan pendidikan yang tidak bisa diatasi  [ Read More ]

Posted by admincbi On December - 9 - 2012 0 Comment

Oleh : Ade Gumilar Iskandar. “…Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri…” [Q.S. ar-Ra’d 13:11] Kita tentu tidak ingin bulan Ramadhan yang mulia ini berakhir dan lewat begitu saja, tanpa nilai positif yang ditinggalkannya pada diri kita, keluarga, serta masyarakat. Sudah saatnya bulan Ramadhan dijadikan sebagai momentum perubahan menuju kebangkitan Islam, yang diawali dengan perubahan pada diri kita selaku umat muslim. Ramadhan dikenal dengan Syahrul  [ Read More ]

Posted by admincbi On December - 9 - 2012 0 Comment

ROHINGNYA merupakan etnis minoritas Muslim yang mendiami Provinsi Arakan di sisi sebelah barat laut Myanmar berbatasan dengan Bangladesh, yang saat ini dikenal dengan provinsi Rakhine/Rakhaing. Itu sebabnya Rohingya dikenal juga sebagai Muslim Arakan yang populasinya berjumlah lebih kurang 1.000.000 jiwa dan ratusan ribu lainnya hidup dalam pengungsian di berbagai Negara (Bangladesh, Pakistan, Jazirah Arab, Malaysia-Thailand-Indonesia, Australia). Sejak kemerdekaan negara Myanmar pada tahun 1948, Rohingya terus menerus menjadi etnis yang tertindas dan tidak diakui sebagai bagian  [ Read More ]

Posted by admincbi On December - 9 - 2012 0 Comment

BURMA – Kekerasan di desa-desa Muslim Rohingya di negara bagian Rakhine (Arakan) di Burma (Myanmar), meliputi pembunuhan, penjarahan, pembakaran, penangkapan masih berlangsung. Badan-badan internasional, seperti PBB, masih tak berdaya menghadapi sekelompok etnis Buddha yang didukung pasukan gabungan ‘keamanan’ Rakhine. Ribuan Muslim Rohingya telah gugur akibat dibantai oleh etnis Rakhine secara brutal. Puluhan ribu lainnya menjadi tunawisma dan sedang menderita kelaparan dan pengobatan di Arakan. Media-media Burma yang pro-Rakhine telah menyebarkan propaganda terkait Muslim Rohingya. Mereka  [ Read More ]

Posted by admincbi On December - 9 - 2012 0 Comment

Refleksi menjelang Pilwalkot Kota Tasik, dan Pilgub Jabar Oleh : Ade G. Iskandar JARGON PERUBAHAN menjelang pemilihan kepala daerah (PILKADA) banyak disuarakan para kandidat. Disadari atau tidak, setiap kampanye di negara manapun selalu menghasung sebuah tema perubahan untuk mempengaruhi publik. Lalu bagaimana para kandidat merealisasikan program perubahan tersebut, setelahnya terpilih ?. Benarkan mereka berkomitmen mewujudkan sebuah perubahan yang dapat dirasakan masyarakat banyak ?. Jawabannya adalah bukti nyata. Tidak sekadar ucapan, tetapi realisasi di lapangan ketika  [ Read More ]

Posted by admincbi On December - 9 - 2012 0 Comment

Oleh : Ade G. Iskandar Jika Kemendikbud percaya bahwa ujian dan evaluasi bagi siswa merupakan bagian yang sangat penting bagi kualitas pendidikan, Finlandia justru percaya bahwa ujian dan testing itulah yang menghancurkan tujuan belajar siswa. Tidak dapat disangkal fenomena pelasanaan Ujian Nasional (UN) dengan segala kompleksitas permasalahannya dari tahun ke tahun telah menjadi isue di masyarakat yang tidak ada habisnya di perdebatkan berbagai kalangan. Penolakan penyelenggaraan UN datang dari berbagai elemen masyarakat, bahkan Mahkamah Agung  [ Read More ]