Posted by admincbi On December - 9 - 2012

Source : rukyatulhilal.org

Pemerintah Tetapkan Awal Ramadhan 1433H, Sabtu 21 Juli 2012

Jakarta (Pinmas)—Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan awal puasa Ramadhan 1433 Hijriyah jatuh pada hari Sabtu, 21 Juli 2012. Keputusan tersebut merupakan hasil sidang itsbat yang berlangsung di auditorium Kementerian Agama Jalan MH Thamrin No.6, Jakarta, Kamis (19/7) petang.

Sidang penetapan awal Ramadhan yang dipimpin Menteri Agama Suryadharma Ali dihadiri Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Maruf Amin, Dirjen Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung Wahyu Widiana, Wakil Ketua Komisi VIII DPR-RI Jazuli Juwaini, Sekjen Kemenag Bahrul Hayat, Dirjen Bimas Islam Abdul Jamil, pimpinan ormas-ormas Islam, duta besar negara sahabat, dan anggota Badan Hisab dan Rukyat Kemenag.

“Sesuai laporan tadi dan pencermatam pertimbangan yang dilakukan di berbagai tempat tadi, bahwa hilal tidak bisa dilihat. Oleh karenanya, 1 Ramadan 1433 H jatuh pada hari Sabtu 21 Juli 2012,” ujar Menteri Agama Suryadarma Ali.

Keputusan itu setelah mendengar pembacaan laporan rukyatul hilal (pengamatan bulan baru) oleh Ketua Badan Hisab dan Rukyat yang juga Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Binmas), Kementerian Agama, Ahmad Jauhari.

“Laporan rukyat yang masuk ke pusat sebanyak 38 lokasi. Semuanya menyatakan tidak melihat hilal,” ujar Jauhari. Titik lokasi pemantauan antara lain Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Gorontalo, Sultengara, Sulut, Sultengah, NTT, Bali, NTB, Sulsel, Mamuju, Kaltengah, Kaltim, Kalbar, Kaltim, Kalsel, Jatim, DIY, Jateng, hingga Aceh.

Source : kemenag.go.id

Semarak Menyambut Ramadhan 1433H di Kota Sukabumi

INILAH.COM, Sukabumi – Ribuan umat Islam di Kota Sukabumi mengikuti pawai Tarhib dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1433 hijriyah, Rabu (18/7/2012).

Sedikitnya tercatat sebanyak 4000 orang dari berbagai kalangan akan berjalan kaki di tujuh kecamatan. Selain itu, pawai pun akan dimeriahkan oleh sekitar 500 mobil hias.

Iring-iringan pawai akan melintasi sejumlah ruas jalan di pusat perkotaan Kota Sukabumi. Dimulai dari Lapang Merdeka, iring-iringan akan melintasi Balaikota Sukabumi dan finish di Lapang Merdeka.

“Tujuan pawai tarhib untuk menyambut bulan suci Ramadan, juga memberikan kegembiraan bagi orang yang kurang beruntung. Juga syiar Islam dan kesatuan umat Muslim,” kata Ketua Panitia, HM Hilman Asmarahadi.[ang]

Source : inilahjabar.com