Posted by admincbi On December - 9 - 2012

Pada 9 Juli 2012, dunia maya akan kiamat. Penjuru dunia tidak akan bisa menikmati akses internet ketika FBI menutup sementara server DNS. Langkah ini digunakan untuk melindungi korban dari jaringan penipuan internet terbesar.

Semua komputer yang menggunakan server ini akan mengalami halangan koneksi pada 9 Juli. Anda tidak akan bisa terhubung dengan jaringan internet. Kematian ini berlangsung hingga biang keladi, virus DNSChanger berhasil dibersihkan.

Mematikan sementara server DNS oleh pemerintah AS menjadi langkah terakhir Operasi Ghost Click. Penyelidikan internasional yang berlangsung selama 2 tahun telah resmi berakhir pada November 2011.

DNS (Domain Name System) merupakan perangkat yang mengonversikan alamat Internet Protokol (IP) yang biasa mengarahkan trafik internet. Alat ini mengubah alamat IP numerik menjadi nama domain berbasis teks sehingga Anda bisa dengan mudah mengetik nama website. Misalnya dari alamat IP 159.33.3.85 ke www.CBC.ca.

FBI yang diasosiasikan dengan penegak hukum internasional, ditugaskan untuk melacak dan menangkap enam orang Estonia. Mereka menggunakan modus membangun perusahaan yang seakan resmi untuk membuat sistem server DNS palsu yang canggih. Server ini dialihkan ke browser web komputer yang terinfeksi ke situs yang dipilih sendiri oleh peretas (hacker). Beberapa situs ini bertujuan untuk penipuan.

Komputer dipaksa untuk terhubung dengan koneksi internet melalui server setelah terinfeksi virus DNSChanger. Virus ini didistribusikan bersama saluran konvensional seperti e-mail terinfeksi, situs berbahaya, dan malware.

Ketika kejahatan peretas itu terungkap, FBI mencoba “membersihkan” sementara server. Mereka berupaya mencegah agar komputer yang terinfeksi DNSChanger tidak akan memutus koneksi internet.

Konsorsium Sistem Internet (ISC) telah bekerja untuk FBI dalam membuat server sementara. Menurut pendirinya, Paul Vixie, penipuan ini menjerat lebih dari 650.000 mesin di penjuru dunia, sekitar 25.000 ada di Kanada. Dia mengatakan skema ini diperkirakan telah memberikan keuntungan US$20 juta selama 4 tahun bagi para “otak” di balik virus ini.

Kontrak untuk membereskan server ini akan berakhir pada 9 Juli 2012. Ini bisa membuat jaringan internet mati.

“Perpanjangan kontrak belum diminta,” ujar juru bicara FBI, Jenny Shearer seperti dilansir dari Huffington Post.

Sejak November 2011, jumlah komputer yang masih terinfeksi virus DNSChanger telah menurun hingga 275.000 di dunia. Ini hasil dari kerja keras FBI dan perusahaan keamanan komputer dalam menuntun pengguna agar mengecek dan membuang virus.

Kendati jumlahnya menurun, ribuan pengguna komputer yang terinfeksi DNSChanger akan terus mengalihkan browser ke alamat DNS yang dibuat virus. Mereka tidak akan bisa online sampai benar-benar membersihkan komputer mereka. (eh)

Source : Viva News

Cara Mengetahui PC/Laptop yang terinfeksi virus DNS Changer.

Ada cara yang cukup mudah untuk mengetahui apakah komputer Anda terjangkit DNSChanger atau tidak. Yakni menggunakan situs khusus yang dibuat oleh kelompok kerja DNS Changer. Caranya :

Buka web browser (misalnya Internet Explorer, Firefox, Chrome, atau Safari) kemudian akses salah satu situs di bawah ini.

Apabila hasil test berwarna hijau, maka komputer Anda normal. Namun bila hasilnya berwarna merah, maka setting DNS server dari komputer Anda atau router broadband Anda diarahkan ke server jahat yang dikenal.

Lalu bagaimana jika hasilnya adalah ‘positif’ ? Komputer atau router yang terjangkit DNSChanger bisa disembuhkan dengan beberapa cara berikut ini :

Komputer

  1. Disarankan untuk mengembalikan setting DNS komputer yang terjangkit untuk mendapatkan settingan lama dengan otomatis. Silakan kontak ISP atau admin IT kantor Anda untuk mendapatkan bantuan.
  2. Jika komputer terjangkit malware DNSChanger usahakan untuk tidak mengupdate sistem dan database software security.
  3. Untuk membersihkan virus tersebut pengguna Windows dan Mac bisa menggunakan aplikasi antivirus yang paling update, baik versi gratisan ataupun berbayar.
  4. Setelah dibersihkan, gunakan lagi metode test di atas untuk meyakinkan apakah setting DNS server sudah normal atau belum.

Broadband Router

Disarankan untuk mengikuti dokumentasi yang disediakan oleh vendor untuk mereset settingan DNS server dan mengubah password default admin.

Selamat mencoba !